Hari pertama ditahun 2022

 Alhamdulillah allah swt maha baik memberikan usia lagi untuk saya memulai tahun 2022, semoga di tahun ini bertambah keimanan, ketaqwaan kekuatan dalam melewati hari-hari yang berat. Tahun lalu beberapa pencapaian bisa ter realisasikan, beberapa masih on progress dan beberapa masih dalam angan tak tersentuh sedikit pun tak masalah asalkan masih berusaha mewujudkannya saya rasa hal yang wajar, tidak semua sesuai rencana dan target yang ditentukan.


Saya dan suami berharap bisa memiliki rumah, kendaraan, membawa anak untuk terapi, dan punya sampingan untuk menambah pemasukan alhamdulillah hampir 70% tercapai, rumah anak dan sampingan yang ternyata malah membanyu perekonomian keluarga hampir 75% banyaknya alhamdulillah.

Ada satu hal yang sampai detik ini belum juga ada titik temu untuk kepinginan yang sangat kuat namun belum ada celah untuk mewujudkan ini yaitu berpenghasilan sendiri. Saya merasa dengan berpenghasilan sendiri dapat membuat saya mandiri, apa - apa tidak mengandalkan suami, apa-apa tidak menyusahkan suami dan rongrong uang belanja. Saya sudah bosan harus menyisihkan uang belanja untuk keinginan saya pribadi karena saya tidak enak hati bila meminta pada suami, sata tahu betul berapa pengeluaran uang yang harus suami saya tanggung setiap bulan nya, belum lagi keperluan anak dan dapur...

Maka dari itu saya ingin sekali berpenghasilan yang lumayan agar kelak saat belanja tidak terlalu pusing karena harganya yang tinggi atau tidak balik lagi ke rumah karena uang yang di bawa belanja kurang, saya juga tidak mau lagi menungu promo saat ingin beli skincare atau baju yang saya suka, juga tidak mau pura - pura lupa mau belanja apa karena uang hanya cukup untul setengah yang harus di belanjakan.

Saya ingin mandiri tapi tanpa mendelagasikan tanggung Jawab saya menjaga anak saya, karena saya sadar betul itu tanggung jawab saya dan mempermudah jalan saya menuju surga kelak saat anak saya bisa jadi anak sholeh.


Keinginan ini yang sampai sekarang belum menemui titik terang, beberapa kali saya coba berjualan baju, kue, sayur, tapi tetap belum ditemukan juga kerah rejeki yang allah siapkan apapun kebiasaan saya kemampuan saya saya usahakan untuk bisa menghasilkan akan tetapi, hasilnya tidak terlalu banyak malah bisa disebut merugi. Daripada saya menambah beban suami dengan melanjutkan itu, saya memilih menghentikan dan mencari cara lain Semoga ditahun ini saya bisa menemukan jalannya, membantu suami dan bisa membelikan keperluan anak juga orang tua saya. Aamiin allahumma aamiin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review BonCabe Mie Goreng pedas Level 15 dan Boncabe Mie Kuah Ramen Pedas Level 30

Hari ke 10 Kelas Bunda Sayang Zona 3 Cerdas Emosional dan Spiritual

Rekomendasi Lipscrub