Si Ibu Pemilik rumah yang memukau

 Sore hari tiba - tiba bapak nya mengajak kami saya dan anak kami untuk survei tempat yang akan jadi customer kitchen set kami berikutnya , saya sangat antusias meski belum mandi dan sedikit kecut dibadan tak membuat saya malu untuk ikut serta kesana bersamanya.

Disuguhkan jalan yang lumayan sepi kemudian melewati perkampungan dan ternyata tibalah kami di tempat tujuan, subhanallah indah sekali pemandangan nya rumah didalam perumahan akan tetapi menghadap ke pelataran sawah yang luas yang sedang proses tanam, tak terbayang betapa hijau segar nya nanti saat proses menanam selesai kemudian panen, wah saya takjub sekali.

Jujur awalnya saya sedikit underestimate dengan penampilan si ibu pemilik rumah jarang sekali saya melihat nya rapi selain untuk ke gereja pun ketika ke gereja ia hanya mengenaka kemeja atau kaos kerah biasa jauh dari kata mewah dan elegan seperti gaya-gaya yang biasa saya temui sebelumnya untuk orang sekelas beliau.  Untuk keseharian nya biasanya ia akan mengenakan kaos lusuh berwarna pudar dengan celana gombrong warna gelap dan rambut di ikat dengan karet nasi uduk sambil mengendarai motor supra fit jadul mikiknya. ia lewat untuk antar jemput anaknya yang sudah mulai sekolah dan sering berpapasan dengan saya Awalnya pun saya berfikir dia orangnya angkuh, jutek, judes, dan sedikit memilih berteman dengan tetangga maka dari itu saya jadi tidak terlalu akrab dengannya saya fikir saya tidak masuk dengan kriteria teman yang ia mau jadi saya hanya say hay aja ketika ia lewat dan berpapasan dengan saya. 


Betapa kaget nya saya ia tiba - tiba datang ke rumah dan menuturkan niatnya untuk membuat dapurnya lebih bagus melalui jasa suami saya, wah subhanallah saya salah  duga memang penampilan orang banyak menipu, ia memiliki rumah beberapa di daerah berbeda kemudian salah satunya di berikan tanggung jawab pada Suami saya untuk merubah nya agar lebih bagus dan rapi. 

Karena peminat kitchen set memang biasanya orang - orang yang ekonomi nya menengah ke atas saya tidak pernah sekalipun menduga si ibu akan menjadi pelanggan kami saat ini. 


Kata si ibu pemilik rumah dulu ia pun bukan orang berada, bahkan rumah pertama nya terendam banjir hingga genteng saat ia pulang kerja, tapi selang 10 tahun kemudian alhamdulillah satu demi satu rumah ia dapatkan dengan tabungan ia dan suami bahkan sampai sekarang rumah yang ia miliki kalo tidak salah dengar saya lebih dari 12 rumah yang sudah ia punyai tidak hanya. itu beberapa kebun dan hektar sawit ia miliki di duri sana. Masyaallah luar biasa 


Banyak saya belajar dari beliau saya bahkan terpukau dengan sifat beliau yang sangat terbuka dan apa adanya ketika menceritakan segala hal yang ia alami saat masa sulitnya, subhanallah saat ini ia menikmati hasil dari susahnya dimasa lalu kini ia bahagia dan alhamdulillah

Beliau mengajarkan bahwa kami sebagai anak muda tidak perlu minder, jangan putus asa dan pesimis dengan rahmat allah, usaha dijalan yang baik maka akan banyak kebaikan yang allah siapkan untuk kita, jangan sibuk ketika melihat orang lain sukses, tetap fokus saja dengan proses yang kita jalani, sering-sering menabung dan menyisihkan untuk masa depan hidup tidak hanya hari ini, dimasa depan kita harus lebih baik dan lebih nyaman menjalani hidup katanya.


Saya sangat menyesal dengan anggapan saya ketika sekilas melihat nya, dia orang yang keren luar biasa dimata saya sekarang

Penampilan memang menipu banyak diluar sana berpenampilan oke, mentereng tapi cangkang saja isinya kosong belaka, beda dengan si ibu, terlihat biasa saja namun ternyata juragan rumah.

Semoga lancar proyek nya dengan suami saya aamiin allahumma aamiin 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review BonCabe Mie Goreng pedas Level 15 dan Boncabe Mie Kuah Ramen Pedas Level 30

Hari ke 10 Kelas Bunda Sayang Zona 3 Cerdas Emosional dan Spiritual

Rekomendasi Lipscrub