Kritik pedas tapi menyenangkan untuk ditertawakan

 Kadang-kadang suka heran sih sama mereka yang terus aja membicarakan rumah tangga aku dan suami bukan berarti aku menganggap hal itu mengusik atau menyakitiku nggak ya Cuman kadang heran aja


Suamiku buka usaha dan aku menjadi marketing di usahanya usaha pembuatan lemari furniture custom kemudian aku yang di rumah juga nggak mau kalah karena Ngelihat dia setiap hari di rumah sibuk banget bikin lemari Aku juga pengen banget punya kesibukan akhirnya aku sering banget bikinin dia cemilan bikinin dia makanan buat nemenin dia bikin lemari di rumah by the way suamiku juga kerja di salah satu perusahaan produksi kopi di Tangerang. 


Awalnya sih cuma buat cemilan aja daripada jajan di luar beli martabak atau roti bakar yang satu porsi cuman berapa iris harganya di sini bisa kena Rp30.000 uang rp30.000-nya aku rasa lebih bermanfaat kalau aku belikan bahan-bahan kue dan aku buat selain dapat lebih banyak bikinnya juga bisa berulang-ulang awalnya mikir begitu. 


Karena melihat ekspresi suami yang kalau dibikinin beberapa cemilan dengan menu yang sama dan habis Terus akhirnya aku nyoba update status di WhatsApp dan juga Instagram pokoknya di sosial media yang aku punya kebetulan banyak yang mau nyobain walaupun sebenarnya saat itu aku masih belum berani untuk buka orderan karena belum pede sama rasanya.

Suamiku meyakinkan dan sambil berjalan aku memodifikasi resep-resep yang aku dapat dari internet dan YouTube sampai akhirnya menemukan yang pas di tanganku dan di lidah aku dan suami Berharap semua yang order bisa sama juga seleranya akhirnya aku buka orderan di bulan Ramadan tahun ini. 


Sebelumnya juga aku sudah pernah buka orderan tapi bukan kue yang sekarang Yang aku jual adalah kue jajanan seribuan yang kutitipkan di warung sayur di dekat rumah aku sudah menitipkan tiga warung setiap paginya tapi karena punya anak sekarang punya balita jadi untuk membuat kue di pagi hari nggak kekejar waktunya pas bikin gue dia keburu bangun jadinya akhirnya aku hentikan. 

Belum lagi resikonya lebih besar Karena untuk memprediksi orang-orang beli atau tidaknya di satu hari itu aku masih belum bisa kadang ada beberapa hari stok kue di sana Habis kadang di hari berikutnya malah sisa banyak atau enggak ada yang tersentuh sekalipun padahal untuk bahan kue yang menjadi Modal aja Aku sudah mengeluarkan modal yang begitu banyak jadi kayak nggak balik modal gitu akhirnya karena itu ya aku memilih untuk pending bisnis kueku sampai batas waktu yang tidak ditentukan kala itu

Sering sekali aku tuh dapat komentar Kenapa sih Kenapa sih Ini kenapa sih itu melihat kami yang di sini mengontrak dan suamiku punya penghasilan tambahan selain jadi karyawan pabrik terus kemudian aku juga buka PO kue setiap harinya itu membuat orang-orang yang melihat kami itu seakan-akan menganggap Kami adalah kedua orang yang maruk akan uang. 


Sebenarnya bukan itu sih alasan di balik semangat kami yang saat ini menjadi buah bibir hihihi

Niatku hanya ingin Mandiri finansial saja sebagai seorang istri membeli sesuatu yang kubutuhkan tanpa harus meminta suami mengobati lapar mataku ketika melihat online shop yang sedang diskon gede-gedean enggak salah dong? ?? 

Suamiku juga memiliki mimpi yang berbeda dengan orang lain kalau orang lain bermimpi akan bekerja hingga pensiun dan mendapatkan uang pensiun setelah bekerja di satu perusahaan suamiku memiliki mimpi malah ingin keluar di usia muda dan memiliki penghasilan tetap dari usaha sampingan yang nantinya jadi usaha tetap yang dijalankan. 

Aku merasa hidup dengan suami yang membuatku bisa bertumbuh menjadi orang yang lebih baik dan menjadi orang yang memiliki ide yang tak terbatas karena dia memang seperti itu dan aku tersuntik virus suamiku hehehe


Kami bukan mau mencari kaya kami hanya mau kelak di usia 40 tahun kami sudah tidak lagi pusing mencari Sumber penghasilan lain setelah penghasilan tetap yang kami terima kami hanya berusaha untuk merencanakan masa depan untuk berusaha memandirikan finansial kami ketika kami menginjak usia tua nanti agar kelak kami tidak merepotkan siapapun, berharap dari semua hal yang kami lakukan saat ini kami berharap bisa membantu orang lain yang juga memiliki kesulitan seperti kami memiliki hal yang menghalangi mereka untuk mewujudkan mimpinya kami berharap aku rasa dengan harapan ini pun aku juga bisa membuka lapangan pekerjaan untuk orang-orang yang membutuhkan dan memiliki keinginan kuat untuk bekerja. 


Hal ini membuat aku dan suami jadi orang yang bertumbuh menjadi orang yang penuh semangat menjadi orang yang yang mau bergerak dan berusaha untuk mewujudkan cita-cita 

Kami selalu memiliki keyakinan bahwa kami akan bisa mendapatkan apa yang kami mau kalau kamu bersungguh-sungguh dan kami percaya setiap ada kesulitan pasti ada kemudahan Jadi kami selalu optimis dengan apa yang kamu lakukan. Dan ketika ada ucapan hal seperti itu nyinyiran-minggiran yang kami dengar sampai tidak pernah pedulikan Kami menganggap itu adalah sebuah motivasi bagi kamu walaupun kadang-kadang aku pribadi sering sekali ketawa mendengar hal-hal seperti itu dari orang lain nggak apa nggak apa Kita kan nggak bisa ya mengatur orang lain pikirannya mengarahkan mereka untuk berpikiran sama dengan kita mereka berhak berpikir dengan apa yang mereka yakini dan apa yang mereka percayai mereka beranggapan dan berargumen atas apa yang mereka rasa benar tapi saya aku dan suami juga berhak untuk tidak mendengarkan dan fokus pada tujuan saja. 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review BonCabe Mie Goreng pedas Level 15 dan Boncabe Mie Kuah Ramen Pedas Level 30

Hari ke 10 Kelas Bunda Sayang Zona 3 Cerdas Emosional dan Spiritual

Rekomendasi Lipscrub