7 Tips Memulai Gaya Hidup Ramah Lingkungan
Indonesia darurat sampah, saat ini sampah yang menumpuk yang berasal dari aktivitas kita sehari-hari membuat penambahan volume sampah yang ada di bumi ini, masih ingat peristiwa tragis yang sangat menyayat hati yang terjadi di cimahi jawa barat? Tepatnya di lewigajah cimahi jawa barat. Dilansir dari paserkab.go.id, peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, pada 21 Februari 2005 sampah merenggut nyawa lebih dari 100 jiwa. Peristiwa ini terjadi terjadi akibat curah hujan yang tinggi dan ledakan gas metana pada tumpukan sampah.
Akibat peristiwa tersebut 157 jiwa melayang dan dua kampung (Cilimus dan pojok) hilang dari peta karena tergulung longsoran sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir Leuwigajah. Setelah kejadian tersebut HPSN atau Hari Peduli Sampah Nasional diperingati pada Minggu 21 Februari 2021. Diputuskan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup sebagai hari peduli sampah nasional untuk mengenang peristiwa lewigajah cimahi.
Sampah yang terus menumpuk dan sulit terurai oleh alam seharusnya membuat semua kalangan sadar karena setiap manusia ikut andil dalam penumpukan sampah yang terjadi. Lembaga – lembaga terkait sudah mulai bergerak saat nya kita juga ikut menyelamatkan bumi kita bersama. Lalu dengan cara apa? Berikut tips agar kita bisa meminimalkan penggunaan sampah dalam kehidupan sehari – hari.
1.Perbanyak pengetahuan tentang konsep zero waste
2. Kurangi pemakaian kemasan sekali pakai
3. Biasankan menggunakan barang yang bisa dipakai kembali seperti, pemakaian sedotan stainless, membawa kantong belanja saat berbelanja , mengurangi penggunaan tisu dengan menggunakan lap, dan bawa alat makan ketika bepergian.
4. Pahami pengelolaan sampah yang bisa di daur ulang, Kelompokan sampah berdasarkan jenis, kemudian serahkan sampah yang bisa di daur ulang ke departemen terkait.
5. Perbanyak pengetahuan tentang konsep eco enzim. Dan cobalah untuk menerapkan konsep eco enzim untuk mengurangi sampah rumah tangga yang di hasilkan dari kegiatan memasak.
6. Ubah kebiasaan membeli barang berdasarkan kebutuhan
7. Ajak anggota keluarga khususnya anak untuk mencintai lingkungan yaitu dengan hidup minim sampah. Mengajak bisa dengan dibacakan buku .
Nah ada Beberapa buku yang bisa menjadi referensi untuk dibacakan pada anak mengenai zero waste yaitu buku : Bumi Sumber Daya Kita dari penerbit Tiga Ananda, Bumi Tempat Kita Tinggal dari penerbit Tiga Ananda, Pahlawan Bumi dari penerbit Gema Insani, AkdibLima Sahabat Selamatkan Bumi Dsri Sampah daunri penerbit Cikal Aksara, Raja Boros dan Eaja Hemat dari penerbit Funtastic,dan Ensiklopedia Pertamaku- Ayo Lindungi Bumi Kita dari Penerbit BIP.
Sampah yang dibuang sembarangan bisa memicu kontaminasi yang merusak kesehatan dan ekosistem bumi misalnya kontaminasi udara, kontaminasi tanah, air serta lingkungan, Sampah yang tidak ditangani dengan baik pun bisa memicu gangguan kesehatan.
Dampak langsung sampah pada kesehatan antara lain disebabkan oleh kontak langsung dengan sampah yang bersifat beracun,mengandung patogen, korosif, karsinogenik, dan lainnya yang sudah pasti berbahaya bagi tubuh manusia.
Dan dampak tidak langsung adalah proses pembusukan, pembakaran dan pembuangan sampah yang tidak benar akan membawa penyakit bawaan vektor yang berkembang biak di dalam sampah. Timbunan sampah beresiko dapat menjadi sarang lalat dan tikus.
Karenanya yuk mari terapkan konsep hidup lebih sehat dan segera tangani sampah dengan cermat
Mari terapkan pola hidup minim sampah, agar bumi sehat dan kita selamat.
(Foto : kegiatan pemilihan sampah di Perumahan Griya Yasa blok B pasir Gadung Cikupa Tanggerang)


Komentar
Posting Komentar